Sore itu.
Tak banyak waktu senggang yang ku punya.
Mencoba menulis bait dalam sajak
Bukan untuk merayumu, perempuanku.
Hanya untuk mencumbu pada susunan huruf
Menumpahkan sedikit isyarat dalam benak
Dan (lagi). Selalu kamu, yang menghidupi puisi si penyair amatir ini.
-Ridwan F Fauzzi-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar